Kabut di Kaki Argopuro

Oleh : LIa Salsabila

Jerit ketakutan membaur dengan
erang kesakitan berpacu dalam
lolongan kematian”

Amarah yang kau nyanyikan
Lewat tangisan diterang, kegelapan
mencipta kabut berkepanjangan

Puing-puing berserakan
Karena hempasanmu semalaman
Sisakan luka dalam isakan

Pendar mentari semu
Tawarkan hangat kelabu
Mencoba tepiskan luka
Dengan berbagai tipu daya

Namun..
Kabut dikakimu tetap bergeming
Mengakar dalam urat bumi
Terpancang kuat dalam sanubari

04 August 2009

Speak Your Mind

*