Bait Rindu

Oleh : Lia Salsabila

/1/

Pucuk rindu sentuh gelisah

Saat semilir rindu berhembus basah

/2/

Tiada rasa tanpa arti raga

Tiada rindu tanpa makna cinta

Senandung rindu tak nyata di mata

Tersirat dalam lelaku jiwa

/3/

Jiwa melayang menembus batas

Tak terlihat dinding bersekat

Lelaku rindu kian terhempas

Di jarak waktu yang tak lekat

/4/

Rindu dalam sekat waktu

Berpagar jarak sendu

Perlahan kudaki tangga sembilu

Rasakan tiap langkah didera pilu

/5/

Semilir desah rindu

Menyayat menyembilu

Rebah ke pangkuan

Meniti dalam kelam

/6/

Gigil rindu mengalir disungai nadiku

Menyebar ke seluruh saraf sarafku

Membelenggu tubuh hingga beku

Terpaku kuberjalan ke muaramu

/7/

Angin rindu membelai tubuh

Menembus pori timbulkan ruam

Gigilnya membakar peluh

Dalam sunyi ku memangku diam

/8/

Dalam sunyi rindu bernyanyi

Dalam diam gigil tak henti

Dalam tilam aku menanti

Bisik rindu menarinari

/9/

Pada malam rindu menari

Bagai belati menikam hati

Dalam sendu aku sendiri

Menatap langit tak berseri

/10/

Rindu selimuti kalbu

Terukir di kisi kisi relungku

Sehalus selendang satin

Memagut menata batin

/11/

Rindu di ujung senja

Terapit waktu kian menghimpit

Penuh luka tetap meronta

Dalam bilik teramat alit

/12/

Rindu dalam keseorangan

Menjerat dalam benang penantian

Sembilu menyayat

Luka memerah merekah

Meradang tergarami

Pedih perih tanpa tepi

/13/

Serpih rindu

Menggenggam sukma

Menggigit mencabik

Darah menghitam

Tetap manis dan segar

Bak madu meracuniku

/14/

Embun suci hidupkanku

Udara pagi bangunkanku

Bara rindu hangatkanku

i/15/

Dalam terik ku melangkah

Dalam sunyi ku berlari

Menyongsong rindu merekah

Tumpah ruah di sanubari

/16/

Gejolak rinduku rindumu

Dalam jantung menyatu

Getarkan nadi memburu

/17/

Rinduku rindumu menyatu

Membanjir di sungai waktu

Merajah di dinding jarak

Bergolak jantung berdetak